Jumat, 31 Juli 2015

Sampai Nanti

Jadi bagaimana?
Ketahuilah
Wanita lebih suka menggunakan perasaan
Daripada logika

Itu mengapa ada feeling ibu
Karena wanita lebih mudah merasa
Dibandingkan berpikir

Jelas sudah
Jangan datang lagi
Karena sudah ku kunci
Seperti yang ku katakan

Terima kasih telah menjadi debar
Saat jantung lupa berdetak

Kita bisa berdamai
Menjadi teman
Bagaimana?
Menjaga silaturahmi selayaknya
Muslim dengan muslim

Sampai nanti,

Bella

Rabu, 29 Juli 2015

An-Nur : 26

Bukankah setiap yang shaliha
Mendapatkan yang shalih?
Sebagimana firman Allah dalam Qur'an Surah An-Nur : 26

Bagaimana jika kita bermain
Bermain berdasarkan aturan kitab kita
Supaya yang kalah mendapatkan hukuman
Hukuman yang sesuai dengan isi kitab kita

Aku memilih menjadi aku
Aku sedang memperbaiki penampilanku
Penampilan yang layak untuk Allah
Bukan untuk kamu
Bukan untuk dia
Bukan untuk mereka

Aku ingin menjadi kesukaan Allah
Aku ingin menjadi kesayangan-Nya

Apabila aku kalah dalam permainan ini
Permainan dunia sebut saja cinta
Maka sudah pasti aku mendapatkan sebagaimana mestinya hukumanku

Tetapi, apabila aku menang
Aku berhak mendapatkan hak ku
Mendapatkan yang selayaknya untuk ku
Yang sifatnya tidak jauh berbeda seperti aku
Yang dia adalah cerminan akhlak ku
Yang kemudian juga dia akan menuntun ku menuju syurga yang dirundukan

Dan untuk kamu
Bermainlah, sebebas mungkin
Jangan lupa dengan aturan yang ada dalam kitab kita
Semoga Allah memberikan jalan terbaik untuk kita

Pemenangnya akan terlihat setelah 6 tahun sejak aku menulis hari ini,

Bella

Senin, 27 Juli 2015

Bergeser

Pernah ku dengar
Jika yang serius
Takkan pernah meninggalkan

Dulu sempat ku berpikir
Untuk tetap tinggal
Dan takkan pernah pergi

Sampai di hari itu
Aku tetap di tempat
Menunggu kamu berbalik arah
Namun tidak demikian

Kamu tetap fokus
Melihat ke depan
Entah lupa
Atau sengaja meninggalkan

Aku sekarang menggeser arahku
Tak sehadap denganmu
Hanya bergeser beberapa derajat
Mencoba melangkah

Berdoalah semoga aku akan kembali
Kembali ke tempat awal
Dimana aku menunggumu
Jika aku tidak kembali
Semoga ini yang terbaik

Jika aku kembali
Berbaliklah sebelum semuanya semakin rumit

Aku,

Bella


Minggu, 26 Juli 2015

Berhati-hatilah

Hai, Tuan
Jika mudah sekali bagimu untuk bertamu
Tidak masalah untukku menyambutmu

Sebagimana mestinya
Pemilik rumah
Menyambut tamu

Jika hanya ingin bertamu sebentar
Segeralah pergi
Bukan mengusir
Mungkin lebih baik begini

Ada peringatan di awal
Sebelum melangkah lebih jauh
Rumahku bukan untuk main main

Jika Tuan berniat buruk
Tidak mengapa
Ku serahkan padaNya
Karena Dia pasti akan memberitahu aku
Bagaimanapun caranya

Semua bisa berubah
Kapan saja
Begitupun dengan pemilik rumah
Dia akan mengusir tamunya
Apabila tamu tersebut gegabah

Berhati-hatilah,

Bella

Sabtu, 25 Juli 2015

As sweet as sugar

Still Counting
Even we are not always together
Thank you for being my sisters from another mother

Setiap pertemuan yang kita ciptakan
Selalu ada hasil yang mengejutkan

Ternyata sejauh apapun kita melangkah
Kita tetap kembali ke dua kata
Kata yang umum di ungkapkan
Kata pertama itu adalah nyaman

Setelah nyaman
Kita temukan kata berikutnya
Ialah setia

Keduanya saling berkaitan
Sebagaimana kita
Nyaman dan setia

Ternyata menyatukan pikiran dan hati
Tidak semudah berteori

Apabila keduanya tidak menyatu
Maka takkan kita temukan
Nyaman dan setia

Terima kasih telah membuatku
Nyaman dan setia
Sampai sejauh ini

Tahun depan
Kita akan merayakannya
7 tahun kebersamaan kita

Siapa sangka
Sudah sejauh ini
Jika di ibaratkan seorang anak
Mungkin sudah menginjak sekolah dasar

Ku semogakan
Hubungan ini terus berjalan
Sampai nanti raga ini terpisah dari jiwa

Aku sayang kalian,
sangat sayang


Bella

Kamis, 23 Juli 2015

Selamat Datang, Tuan

Selamat datang
Untuk tamu baru
Yang datang tanpa undangan

Semoga kunci yang kau bawa
Sesuai dengan gemboknya
Jika tidak sesuai
Terima kasih telah datang
Menjadi debar
Saat jantung lupa berdetak

Aku agak sulit membiasakan diri
Menyambut yang baru seperti kamu
Karena mungkin masih terbiasa sendiri
Atau trauma

Trauma dengan tamu yang sebelumnya
Datang hanya memberikan kenangan
Pergi dengan kesenangan
Meninggalkan luka yang sedang kuperbaiki perlahan

Selamat datang, tuan
Semoga harimu menyenangkan

Pemilik rumah,
Bella.

Senin, 13 Juli 2015

Secuil Rindu dari Kamu

Bolehkah aku berharap
Mendapatkan pengakuan rindu
Dari kamu

Tanpa aku minta
Ku ingin kau ucapkan saja
Tanpa aku paksa
Ku ingin mengetahuinya
Dari kamu

Tapi, apabila harapan itu semu
Mungkin memang aku tak pantas
Mendapat secuil rindu
Dari kamu

Aku sadar
Rinduku tak terbalaskan
Karena tak ku dapatkan
Secuil rindu itu dari kamu

Rindu kamu bukan untukku
Aku tau pasti
Karena sampai detik ini
Aku belum pernah mendapat pengakuan rindu
Dari kamu

Jelas sekali
Harapan ini hanya aksara saja
Tertulis namun tak nampak nyata

Dari aku yang mengharap secuil rindu,
Byolau.